Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

Orang Jawa mengenal istilah “witing tresno jalaran soko kulino.” Cinta atau rasa sayang tumbuh karena terbiasa. Mas Untung, punya cerita menarik tentang hal ini. Tak lain tak bukan cerita kedua orang tuanya sendiri.

Di Joglo “warung Jowo” nya, saat suasana agak lengang, obrolan itu membawa kenangan yang sepertinya bagus untuk diceritakan.

“Dulu, bapak dan ibuk mboten kenal pas dinikahke dek”

Begitu Mas Untung mengawali pembicaraan dengan istri tercintanya.

Dulu, waktu menikah, usia keduanya belum genap 20 tahun. Kabar baiknya, sudah disediakan rumah sendiri. Bukan rumah permanen. Sekadar rumah berdinding bambu yang angin dan hujan bisa masuk, merembes ke dalamnya.

Bertahun-tahun, hidup seperti itu. Bahkan hingga anak-anaknya sudah seumuran mereka berdua ketika menikah dulu. Hidup dengan begitu sederhana, apa adanya. Yang mereka tahu, karena pendidikannya minim, ingin semua anaknya jadi sarjana.

Dari mana dapat uang?

Tak lain tak bukan dari bertani. Keduanya diwarisi beberapa petak sawah. Dari mengolah sawah itulah rupiah demi rupiah didapatkan. Untuk keseharian dan pendidikan anak-anaknya. Awalnya, mereka dijodohkan oleh orang tua. Tak saling kenal, pelan-pelan jatuh cinta. Begitulah cinta sampai maut memisahkan mereka diakhir hayatnya.

Sebuah kisah kelanggenangan pasangan orang Jawa yang sederhana. Mereka menikah awalnya bukan karena cinta. Tapi cinta datang, tumbuh dan bersemi seiring dengan perjalanan pernikahan mereka. Terbiasa ketemu, beristeraksi, menunaikan tugas masing-masing. Itulah yang mengisahkan cinta mereka.

Obrolan yang mengarukan. Dan, kalimat itu tiba-tiba datang.

“Mas, tasih treno kalih kulo mboten sakniki?” tanya istrinya yang tubuhnya mulai subur itu.

Hanya senyum yang ditampakkan Mas Untung. Tapi, rasanya kurang afdhol kalau tak dikatakan.

“Insyallah nggih tasih dek”

Lalu keduanya berjalan tenang. Sama-sama ambil air wudhu sambut azan berkumandang.

(Yons Achmad. Kolumnis, tinggal di Depok)

About the Author

Yons Achmad

Penulis | Pembicara | Pencerita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these